Monday, 6 June 2016

Motivasi seru : Be a winner like me 3


                                                                         Hari ke-3
                                                       SEMUA PEKERJAAN MULIA
                 



   Seorang petani jagung memelihara seekor sapi, ayam,dan anjing. Suatu siang ketiga ekor binatang ini duduk dihalaman rumah. Tiba-tiba sapi berkata, “ Diantara kita bertiga, akulah yang paling di sayang Tuan karena hampir setiap hari saya membantunya menarik gerobak yang berisi penuh jagung untuk di jual kepasar” . Ayam tidak mau kalah,” Kau keliru sapi. Akulah yang paling disayang tuan karena bisa menghasilkan telur yang bisa dimasak, dibuat kue, dan dijual.” Mendengar perkataan kedua temannya, anjing menjadi sedih karena ia merasa tidak pernah melakukan sesuatu yang berarti untuk tuannya. Setelah berpikir sejenak, anjing berkata kepada dirinya sendiri, “ Aku akan melakukan apa saja yang bisa kulakukan untuk tuanku”.

   Pada sore hari, pak tani berjalan pulang dari kebunnya dengan tubuh yang lelah. Ketika ia melangkahkan kakinya dirumah, mulailah si anjing mengebaskan ekornya dan menggosokan badannya ke kaki tuannya. Ia mulai berguling-guling sambil mengeluarkan suara yang lucu dan hal itu membuat pak tani  tertawa dan terhibur. Pak Tani pun memeluk si anjing dan berkata ,” Aku paling menyayangimu karena hanya engkaulah yang bisa menghiburku setiap hari”.

  Apakah saat ini anda merasa kecil dan tidak berarti karena belum menduduki posisi yang penting di perusahaan anda ? jangan berkecil hati karena pekerjaan apapun yang dipercayakan kepada kita jika dilakukan drngan kerelaan hati dan kasih, akan memberikan poin yang besar dihadapan Tuhan.
Bila anda berkata, “ Saya tidak punya  kelebihan sehebat yang lain”. Itu tidak benar! Anda hanya belum mengetahuinya. Berusahalah, temukan potensi anda lalu gunakan dengan maksimal.



      MENYIKAT LANTAI DAN MENCUCI PISPOT SAMA MULIANYA 
             DENGAN MENJADI PRESIDEN 
                                        (Richard M. Nixon) 

From be a winner like me book

Tuesday, 31 May 2016

Lirik lagu Taylor Swift - Mean

 
 
You, with your words like knives
And swords and weapons that you use against me
You have knocked me off my feet again
Got me feeling like a nothing
You, with your voice like nails on a chalkboard
Calling me out when I'm wounded
You, picking on the weaker man


Well you can take me down with just one single blow
But you don't know, what you don't know...

Someday I'll be living in a big ole city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean
Why you gotta be so mean?

You, with your switching sides
And your wildfire lies and your humiliation
You have pointed out my flaws again
As if I don't already see them
I walk with my head down
Trying to block you out 'cause I'll never impress you
I just wanna feel okay again


I bet you got pushed around
Somebody made you cold
But the cycle ends right now
'Cause you can't lead me down that road
And you don't know, what you don't know...


Someday I'll be living in a big ole city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean
Why you gotta be so mean?

And I can see you years from now in a bar
Talking over a football game
With that same big loud opinion
But nobody's listening
Washed up and ranting about the same old bitter things
Drunk and grumbling on about how I can't sing
But all you are is mean

All you are is mean
And a liar, and pathetic, and alone in life
And mean, and mean, and mean, and mean

But someday I'll be living in a big ole city
And all you're ever gonna be is mean, yeah
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean
Why you gotta be so?...

Someday I'll be living in a big ole city (Why you gotta be so?...)
And all you're ever gonna be is mean (Why you gotta be so?...)
Someday I'll be big enough so you can't hit me (Why you gotta be so?...)
And all you're ever gonna be is mean
Why you gotta be so mean?  


Motivasi seru : Be a winner like me 2

Hari ke-2
NO EXCUSES

     Bila kita perhatikan saat ini, banyak orang yang bekerja di bidang pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang kemampuannya. Seorang sarjana tekhnik berkecimpung di dunia bisnis. Atau, seorang sarjana pendidikan menjadi staf di bagian tekhnik. Namun, itulah kondisi riil yang mau tidak mau harus kita hadapi. Biasanya karena tuntutan biaya hidup membuat seseorang bersedia bekerja, meskipun di luar bidang yang ia kuasai.
      Bila itu yang terjadi pada kita, tentu saja hal itu bukan menjadi alasan bagi kita untuk bekerja semaunya dan pasrah. Masih banyak cara yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi terhadap perusahaan dan meraih sukses dalam karier. Kuncinya adalah mencari cara untuk menyelaraskan kemampuan kita dengan kebutuhan perusahaan. Langkah pertama adalah mengenali kelebihan dan kemampuan anda. Misalnya, anda berlatar belakang tekhnik diceburkan di bagian bisnis. Kenali betul apa yang sebenarnya anda suka dan ingini. Setelah itu anda harus sedikit berinvestasi. Cari tahu apa yang dibutuhkan perusahaan untuk bisa bertahan di saat sekarang atau masa selanjutnya, dan kontribusi apa yang bisa anda berikan. Atau, jangan segan untuk menghadap atasan dan mengutarakan betapa anda merasa lebih sesuai berada di bidang tekhnologi informasi daripada berada dibagian bisnis seperti yang sekarang anda geluti. Tentu jangan terkesan memaksa. Jika atasan setuju kita akan mendapatkan tempat yang akan membuat kita merasa bisa berbuat maksimal.

    Namun, bila perusahaan bersikeras memosisikan kita dibidang yang sebenarnya bukan hal yang kita senangi, kita pun harus tetap bekerja dengan sebaik-baiknya agar tetap menjadi berkat dimanapun kita berada.

KETIKA ANDA BERHENTI MENCARI ALASAN, SAAT ITU JUGA ANDA AKAN MELANGKAH MAJU.

(O.J.SIMPSON) 


From Be a winner like me book

Saturday, 28 May 2016

Motivasi seru : Be a winner like me 1

   Hari ke-1
JAMES EARL JONES

 

  Sewaktu kecil, James Earl Jones mengalami kegagapan. Karena sering di ejek teman-temannya, ia menjadi pendiam. Pada waktu SMA, James di kenal sebagai murid yang pandai. Ia mendapat nilai yang cukup baik di bidang sains. Selain itu, ia sangat berminat pada pelajaran Bahasa Inggris, dan guru Bahasa Inggrisnya, Donald Crouch yang mengajarkan semua sastra klasik. Ketika diminta untuk mengumpulkan tugas tertulis dikertas, James tertantang untuk memahami bahasa ritmis Longfellow dan menulis puisinya sendiri, Ode to a Grapefruit. Donald crouch selalu curiga adanya talenta besar dibalik penampilan diam Jones dan puisi itu memberinya kesempatan untuk menguji hal itu. Crouch menuduh Jones menjiplak puisi tersebut dan bersikeras agar dia mau mengucapkannya di depan kelas untuk membuktikkan kalau ia memang benar penulisnya. James berdiri di depan kelas dan mengucapkan puisi tersebut baris demi baris dan sama sekali tidak gagap.

   Saat ini, James Earl Jones adalah NAMA yang dikenal luas. Ia telah dianugerahi dua Tony Award, Empat Emmy award, satu Grammy Award, the National Medal of Arts, dan gelar doktor kehormatan dari Universitas Yale, Princeton, dan Colombia. Ia memang masih gagap, tetapi James sadar bahwa ia berhutang pada penyakitnya tersebut. Kekurangannya itu, memicunya untuk mengatasi halangannya setiap hari.

   Harus kita akui bahwa setiap orang memiliki kekurangan, masalahnya adalah apakah kita begitu kecewa dengan keterbatasan kita sehingga membanding-bandingkan diri dengan orang lain, atau sebaliknya kita memanfaatkan ketidakbisaan kita untuk terus belajar dan melatih diri? Mari gunakan ketidakmampuan sebagai pemacu untuk terus berusaha dan berjuang menjadi yang terbaik.

KENALI KETERBATASAN ANDA, LALU ABAIKAN
 (John Mason)



From Be a winner like me book

Catatan motivasi : Be A Winner like me

 Introduction:
     Be a Winner Like Me adalah judul yang Imelda Saputra ambil dari sebuah tulisan yang terdapat di tas seorang pengunjung di airport bandara Bangka. Saat melihat kata-kata itu, Imelda langsung tertarik untuk menjadikannya judul buku ini.

    Ya, bisa sukses dan menang, bagaimanapun keadaan kita saat ini. Namun, kita perlu menyingkirkan alasan-alasan mengapa kita tidak bisa menang. Saya buta , saya miskin, tidak punya uang, tidak berpendidikan, lajang, bercerai, lumpuh, perempuan, anak angkat. Jangan biarkan tragedi masa lalu anda memengaruhi hari depan anda.

   Bangkit dan singkirkan semua alasan itu supaya anda dapat melihat Tuhan Semesta Alam  menyertai anda dalam setiap kesulitan . Jangan berikan kemenangan kepada musuh anda dengan cara menyerah pada kekalahan. Muncullah sebagai pemenang!